Skip to main content

TUGAS PKN PSBB DAN LOCKDOWN


1. Jelaskan apa itu PSBB secara detail menurut sumber yang bisa dipercaya!

-         Menurut PP Nomor 21 Tahun 2020 Pasal 1
Berdasarkan PP Nomor 21 Tahun 2020 Pasar 1, dijelaskan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar merupakan pembatasan kegiatan tertentu dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
-         Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Oscar Primadi ( dikutip dari web inews tv)
Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB adalah pembatasan kegiatan tertentu penduduk di dalam suatu wilayah yang diduga ada infeksi Covid-19 guna mencegah kemungkinan penyebaran,

2. Jelaskan perbedaan PSBB dengan Lockdown!
- Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Oscar Primadi ( dikutip dari web inews tv)
"Dalam tindakan karantina ( Lockdown) , penduduk atau masyarakat di rumah, wilayah tertentu kawasan RT, RW, atau kawasan kelurahan, atau satu kabupaten, kota dan masyarakat yang sedang di karantina di rumah sakit, tentu di lokasi tadi tidak boleh keluar. Ini yang membedakannya dengan PSBB," tuturnya.

- Menurut Sosiolog sekaligus dosen di Universitas Indonesia (UI) Imam B Prasodjo (dikutip dari web liputan 6)
"Karantina wilayah ( lockdown )  itu dalam praktik ekstremnya atau perbedaan yang paling nyata misalnya masyarakat yang dikarantina tidak boleh keluar-masuk dari wilayah yang dikarantina," kata dia

- Menurut Ketua Dewan Perwakilan Daerah Indonesia Oesman Sapta Odang (dikutip dari web Suara Surabaya)
Dalam tindakan karantina, penduduk atau masyarakat di rumah (lockdown), wilayah tertentu kawasan RT, RW, atau kawasan kelurahan, atau satu kabupaten, kota dan masyarakat yang sedang di karantina di rumah sakit, tentu di lokasi tadi tidak boleh keluar. Ini yang membedakannya dengan PSBB," tuturnya.


3. Menurut kamu, apakah perlu Surabaya menerapkan PSBB! Jika iya, mengapa perlu? Jika tidak, mengapa tidak perlu?
Iya, menurut saya pribadi di Surabaya sangat perlu diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau yang biasa dikenal dengan sebutan PSBB, karena Surabaya merupakan kota ramai penduduk kedua di Indonesia, sehingga apabila masyarakatnya tidak mewaspadai maka dapat dipastikan penyebaran COVID- 19 akan semakin meluas di daerah Surabaya, cara mewaspadai COVID- 19 itu sendiri dapat dilakukan dengan cara pemberlakuan kebijakan PSBB, karena sistem itu sendiri sudah terbukti dapat menekan jumlah penyebaran COVID- 19, di daerah- daerah lain.  
                                   


Comments

Popular posts from this blog

Punya Banyak Prestasi Tapi Tak Pernah Lolos Beasiswa? Begini Kata Awardee Beasiswa Unggulan Kemendikbud

Apakah kamu termasuk orang yang sudah lelah mendaftar ke banyak platform / lembaga penyedia beasiswa tapi tak pernah lolos? Mungkin kamu melewatkan hal ini.  Dikutip dari salah satu konten kreator di tiktok sekaligus awardee Beasiswa Unggulan yakni Ade Setyaningrum Sutrisno menurutnya beberapa hal yang belum diketahui oleh banyak pendaftar beasiswa ini dapat menyebabkan kegagalan dalam menjadi penerima beasiswa loh. Apa aja? Yuk simak penjelasan selanjutnya.  1. Bersikap Arogan dan Banyak Pamer  Memang memiliki banyak prestasi maupun pengalaman merupakan suatu kebanggaan tersendiri untuk kita yang harus ditunjukkan saat menjalani proses seleksi beasiswa dan dapat menjadi sebuah poin plus untuk memperbesar peluang kita dalam meraih beasiswa.  Akan tetapi, kita tidak boleh terkesan menyombongkan diri dengan segala prestasi yang kita punyai melainkan harus dapat menjelaskan bagaimana prestasi tersebut dapat menjadi suatu pembelajaran yang penting serta berharga untuk ki...

Ramadhan Spesial #DirumahAja Tahun ini

Ramadhan kali ini berbeda dengan Ramadhan tahun- tahun sebelumnya, memberikan kesan yang berbeda mengingat dunia tahun ini dunia sedang dilanda virus corona atau covid- 19 , yang menyebabkan kita harus tetap berdiam diri di rumah dan mengurangi aktivitas bepergian bila tidak diperlukan, tetapi itu semua bukan menjadi alasan untuk tidak produktif selama bulan Ramadhan.  Alhamdulillah ......b anyak   hal- hal produktif serta positif yang bisa saya lakukan selama dirumah . Kira- kira apa saja yang saya lakukan selama dirumah ya? Mari kita lihat bersama. 1. Mengerjakan PAS ( Penilaian Akhir Tahun ) Dimulai pada pagi hari saya memiliki kegiatan tetap yaitu mengerjakan Penilaian Akhir Tahun  ( PAT) yang diadakan oleh sekolah secara online melalui quizizz.  Ulangan ini tentunya sudah terjadwal dengan baik, prosedur pelaksanaannya,  kode perkelas dibagikan oleh setiap wali kelas via grup whatsapp, lalu pelaksanaanya dimulai dari jam seten...

Berani Berprestasi dan Jadi Juara Bersama Indihome

                        “ Tak pasangin wifi IndiHome di rumah, jangan dibuat main game. Wifi ini buat kamu belajar, mau belajar apa saja boleh. Biar kamu bisa lebih tahu banyak hal baru dan bisa punya pencapaian hebat dari pada teman- temanmu yang lain”   ucap kakakku dengan nada penuh harap. Saat itu aku masih belum mengerti maksud dari ucapannya, bagaimana bisa dengan hanya memasang satu alat kecil bernama wifi tersebut   ia sudah mengharap banyak dariku, tidak realistis.   Sampai suatu saat aku menginjak bangku Sekolah Menengah Atas. Kasus covid yang naik dengan drastis mengakibatkan aku harus belajar di rumah. Hari itu merupakan hari- hari yang sulit untukku, harus beradaptasi dengan aplikasi belajar, menerima latihan soal yang seringkali berbeda dengan penjelasan, dan jika aku tidak memahami suatu soal bertanya pada guru pun kadang mendapat jawaban ya...